Back
Profil Organisasi

Rumah besar para pengajar bahasa Arab Indonesia

IMLA adalah perkumpulan para pengajar bahasa, sastra, dan budaya Arab di perguruan tinggi, sekolah menengah, sekolah dasar, madrasah, pesantren, dan lembaga lainnya. Didirikan dalam Muktamar I di Malang, IMLA tumbuh menjadi organisasi profesi yang diakui pemerintah dan berjejaring hingga mancanegara.

ARاتحاد مدرسي اللغة العربية بإندونيسيا
IDIkatan Pengajar Bahasa Arab se-Indonesia
ENArabic Teachers Association of Indonesia
Berdiri199925 September · Malang١٤ جمادى الآخرة ١٤٢٠ هـ
8Perguruan tinggi pemrakarsa dari 5 kota
120Utusan dari 46 perguruan tinggi di Muktamar I
15×PINBA, forum ilmiah tertinggi IMLA
MBAIAnggota pendiri Majelis Bahasa Arab Internasional
Latar Belakang

Mengapa IMLA didirikan?

Bahasa Arab hadir di Nusantara seiring masuknya Islam, namun pembinaan dan pengajarannya lama berjalan di tempat. IMLA lahir untuk menjawab tiga kebutuhan mendasar.

01

Bahasa Arab telah ada sejak masuknya Islam ke Indonesia, tetapi pembinaan, pengembangan, dan pengajarannya seolah berjalan di tempat.

02

Dibutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan pedagogik para pengajar bahasa Arab.

03

Perlu optimalisasi, peningkatan karier, dan kesejahteraan pengajar bahasa Arab di institusinya masing-masing.

Ide Besar IMLA

Bagaimana bahasa, sastra, dan budaya Arab—yang telah mendapat resepsi, apresiasi, dan kristalisasi kultural dalam kehidupan masyarakat Indonesia—dapat menjadi wadah pencerahan pemikiran, serta memperoleh perhatian dan peran terhormat dalam pergaulan intelektual, di tingkat nasional maupun global.

Jejak Sejarah

Dari gagasan di Malang ke panggung dunia

Perjalanan IMLA dari pertemuan perintis hingga menjadi jejaring keilmuan bahasa Arab berskala internasional.

9 Desember 1998

Gagasan pendirian

Pertemuan di Universitas Negeri Malang (dahulu IKIP Malang) bersama UGM dan IAIN Sunan Kalijaga menyepakati gagasan lembaga profesi pengajar bahasa Arab.

25 April 1999

Pematangan di Yogyakarta

Pertemuan di UGM dihadiri 8 perguruan tinggi dari 5 kota; menghasilkan draf AD/ART dan kesepakatan Muktamar I.

25 September 1999

Muktamar I — IMLA berdiri

Di Songgoriti, Malang, 120 utusan dari 46 perguruan tinggi mendeklarasikan berdirinya IMLA, bertepatan 14 Jumadil Akhir 1420 H.

4–6 September 2003

Muktamar II · Jakarta

Digelar di Asrama Haji Pondok Gede, dihadiri 122 utusan dari 51 perguruan tinggi.

23 Agustus 2007

Muktamar III · Bandung

Diselenggarakan di Bandung dengan 250 peserta.

2011

Muktamar IV · Yogyakarta

Menetapkan kepengurusan 2011–2015 dan memperluas jaringan pengurus daerah serta cabang di berbagai provinsi.

April 2015

Anggota pendiri MBAI · Dubai

IMLA resmi ditetapkan sebagai anggota pendiri Majelis Bahasa Arab Internasional (Al-Majlis ad-Dauli lil-Lughah al-‘Arabiyyah).

27–29 Agustus 2015

Muktamar V & PINBA IX · Malang

Bertema “Bahasa Arab Asas Kebudayaan Manusia”, menghadirkan 250+ makalah dan 450 peserta dari Indonesia, Mesir, Arab Saudi, Iran, Malaysia, hingga Brunei.

Agustus 2025

PINBA XV · Jakarta

Pertemuan Ilmiah Internasional ke-15, 3–6 Agustus 2025, bersama Universitas Islam Darunnajah Jakarta, bertema bahasa Arab di era kecerdasan buatan.

Para Perintis

8 perguruan tinggi pemrakarsa

Hadir dalam pertemuan pematangan di UGM Yogyakarta, 25 April 1999.

1
UGMYogyakarta
2
IAIN Sunan KalijagaYogyakarta
3
Universitas Negeri MalangMalang
4
Universitas IndonesiaJakarta
5
Universitas Negeri JakartaJakarta
6
Universitas PadjadjaranBandung
7
IAIN Sunan Gunung DjatiBandung
8
IAIN Sunan AmpelSurabaya
Arah Organisasi

Visi & Misi

رVisi

Menjadi organisasi profesi terdepan dalam peningkatan kualitas pengajaran dan pengkajian bahasa, sastra, dan budaya Arab di Indonesia.

Misi
  1. Meningkatkan pengajaran bahasa, sastra, dan budaya Arab di Indonesia.
  2. Meningkatkan pengkajian bahasa, sastra, dan budaya Arab di Indonesia.
  3. Mengembangkan karier dan keahlian pengajar bahasa, sastra, dan budaya Arab.

Tujuan

  • Mempererat silaturahim dan membina kerja sama di antara para pengajar bahasa, sastra, dan budaya Arab di seluruh Indonesia.
  • Membina profesionalisme, keilmuan, dan ukhuwah di kalangan pengajar.
  • Mendorong pengembangan ilmu bahasa, sastra, dan budaya Arab bagi masyarakat, bangsa, dan umat manusia.
  • Meningkatkan mutu, citra, dan reputasi sumber daya pengajar.

Ikhtiar

  • Membangun jaringan fungsional yang kokoh dan profesional dengan mengedepankan wacana akademik.
  • Menyelenggarakan PINBA — Pertemuan Ilmiah Nasional dan Internasional Bahasa Arab — sekurang-kurangnya dua tahun sekali.
  • Menyelenggarakan pelatihan dan penelitian bahasa, sastra, dan budaya Arab.
  • Menerbitkan jurnal ilmiah di bidang bahasa, sastra, dan budaya Arab.
Peran & Fungsi

Mitra strategis pengembangan bahasa Arab

Konsultasi & Pendampingan

Memberi pertimbangan dan pendampingan kebijakan pembinaan, pengembangan, dan pengajaran bahasa Arab di perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga diklat.

Pengawal Mutu

Mengkritisi dan mengawal pelaksanaan pembinaan, pengembangan, dan pengajaran bahasa Arab agar tetap bermutu.

Mitra Pemerintah

Menjadi mitra pemerintah dan lembaga terkait dalam membina dan mengembangkan bahasa Arab, termasuk diplomasi kebudayaan.

i.

Forum pencinta, pemerhati, peneliti, dan pengajar bahasa Arab se-Indonesia.

ii.

Jejaring antar perguruan tinggi penyelenggara prodi bahasa Arab.

iii.

Pusat informasi pembinaan dan pengembangan bahasa Arab.

iv.

Peningkatan kompetensi melalui riset, seminar, lokakarya, dan simposium.

v.

Peningkatan kesejahteraan pengajar bahasa Arab.

Jenjang Organisasi

Hadir dari pusat hingga kampus

Struktur berjenjang memungkinkan IMLA bergerak dekat dengan para pengajar di daerah.

PusatPengurus Pusat, berkedudukan di tempat Ketua Umum berada; didampingi Dewan Pakar dan Majelis Wali Amanat.
DaerahPengurus Daerah (Pengda) di tingkat provinsi.
CabangPengurus Cabang (Pengcab) di tingkat kabupaten/kota.
KomisariatDi perguruan tinggi, madrasah, dan pondok pesantren.

Asas & sifat: IMLA berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta bersifat kekeluargaan.

Program Unggulan

Karya nyata untuk bahasa Arab

2 tahunan

PINBA

Pertemuan Ilmiah Nasional & Internasional Bahasa Arab — forum ilmiah tertinggi pengembangan ilmu bahasa, sastra, dan budaya Arab.

Periodik

Muktamar

Forum permusyawaratan tertinggi untuk menetapkan arah organisasi dan memilih kepemimpinan IMLA.

Publikasi

Jurnal & Prosiding

Penerbitan jurnal ilmiah, prosiding PINBA, serta buku rujukan seperti Dalil Ulama al-Lughah al-‘Arabiyyah.

Standar

Standar Kompetensi & TOAFL

Penyusunan standar kompetensi pengajar dan pembelajar bahasa Arab (MTs, MA, PT) serta instrumen uji kemampuan TOAFL.

SDM

Daurah & Pelatihan

Daurah metodologi pengajaran, workshop, dan pendampingan bagi pengajar bahasa Arab di berbagai daerah.

Jejaring

Kerja Sama

Nota kesepahaman dengan perguruan tinggi dan lembaga mitra, di dalam negeri maupun di Timur Tengah dan dunia.

Bergabung

Jadilah bagian dari keluarga besar IMLA

Bersama para pengajar bahasa Arab se-Indonesia, kita jaga marwah bahasa Al-Qur’an dan kembangkan keilmuannya untuk bangsa.

Sumber: Anggaran Dasar IMLA, Profil IMLA, dan Laporan Pertanggungjawaban PP IMLA 2011–2015.