
PPJKBA dan IMLA Indonesia Gelar Pendampingan Jurnal Menuju Terakreditasi dan Bereputasi
Yogyakarta, 27 September 2026 – Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa Arab (PPJKBA) Indonesia bersama IMLA Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Jurnal Menuju Terakreditasi dan Bereputasi dalam tiga sesi. Dua sesi dilakukan secara daring dan satu sesi dilakukan secara luring.
Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas bagi para pengelola jurnal ilmiah, khususnya jurnal yang bergerak dalam bidang bahasa Arab. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jombang, Pasuruan, Makassar, Jakarta, Banten, Lampung, Surakarta, dan Yogyakarta. Keragaman asal peserta menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antarpengelola jurnal untuk meningkatkan mutu publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Pada dua sesi daring (21 & 24 September 2026), pendampingan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Ade Arif Ardiansyah (UIN Sunan Gunung Djati, Bandung), Mahfuz Rizqi Mubarak, M.Pd. (UIN Palangka Raya), dan Dr. Ahmad Habibi Syahid (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten). Ketiganya memberikan penguatan materi yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan jurnal ilmiah, termasuk aspek substansi artikel, tata kelola editorial, serta strategi peningkatan kualitas jurnal agar dapat memenuhi standar akreditasi dan bereputasi.

Sementara itu, sesi luring dilaksanakan di Unires UMY pada 25-27 September 2026. Sesi ini menghadirkan Dr. Azkia Muharom Albantani (UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), Kisno Umbar, M.Pd. (UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), dan Dr. Ahmad Habibi Syahid (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) sebagai narasumber. Pendampingan luring memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan pembahasan secara lebih intensif melalui diskusi, praktik, dan evaluasi terhadap pengelolaan jurnal masing-masing.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina PPJKBA, Ust. Talqis Nurdianto, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola jurnal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas riset dan perkembangan akademik di perguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua Umum PPJKBA sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal IMLA Indonesia, Dr. Azkia Muharom Albantani, memberikan motivasi kepada para pengelola jurnal untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan standar pengelolaan jurnal ilmiah. Ia juga mendorong optimalisasi sistem manajemen publikasi berbasis digital serta penguatan jejaring antarpengelola jurnal agar publikasi ilmiah yang dikelola PPJKBA dan IMLA Indonesia memiliki peluang lebih luas untuk berkembang di tingkat internasional.

Selama rangkaian kegiatan, peserta mengikuti pendampingan secara intensif dengan sejumlah fokus utama. Materi dan praktik pendampingan mencakup bedah substansi artikel, peningkatan kualitas editorial, optimalisasi Open Journal Systems (OJS), penguatan tata kelola jurnal, serta strategi menuju akreditasi jurnal pada tingkat nasional dan internasional.
Format pendampingan yang memadukan sesi daring dan luring memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh materi secara fleksibel sekaligus mendapatkan pendampingan langsung. Sesi daring digunakan untuk memberikan penguatan konseptual dan teknis, sedangkan sesi luring menjadi ruang diskusi dan praktik yang lebih intensif terhadap persoalan konkret yang dihadapi masing-masing jurnal.
Melalui kegiatan ini, PPJKBA dan IMLA Indonesia mendorong terbentuknya ekosistem pengelolaan jurnal yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Pendampingan di Yogyakarta diharapkan dapat memperkuat kapasitas para pengelola jurnal sehingga semakin banyak jurnal ilmiah, khususnya di bidang bahasa Arab, mampu memenuhi standar akreditasi serta meningkatkan visibilitas dan daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional.





