
IMLA Indonesia dan 43 Kampus Teken MoU dengan Bajdah: Mahasiswa Wajib Pakai Aplikasi Ini!
Jakarta, 6/8/2025 – Di tengah dinamika global dan semakin menguatnya arus pertukaran budaya, posisi Bahasa Arab di Indonesia tetap memiliki peran strategis, baik sebagai bahasa agama, ilmu pengetahuan, maupun diplomasi internasional. Kesadaran akan pentingnya memperkuat kompetensi Bahasa Arab mendorong berbagai pihak untuk berkolaborasi membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam kegiatan Penandatanganan Kerjasama Strategis (MoU) antara Bajdah dan IMLA Indonesia bersama 43 perguruan tinggi di Indonesia, yang menjadi langkah konkret memperkuat jejaring dan inovasi pembelajaran Bahasa Arab di tanah air.
Penandatangan ini dilakukan di awal agenda kegiatan Pertemuan Ilmiah Internasional Bahasa Arab (PINBA) ke-15, yang diselenggarakan pada tanggal 6–8 Agustus 2025 di Universitas Darunnajah, Jakarta, dengan mengusung tema “Bahasa Arab di Era Kecerdasan Buatan: Kebijakan, Perencanaan, dan Pengajaran”. PINBA ke-15 ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para pakar, akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan Bahasa Arab dari berbagai negara untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di era kecerdasan buatan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang tidak hanya membahas tantangan dan peluang teknologi terhadap pembelajaran Bahasa Arab, tetapi juga mendorong lahirnya kebijakan dan inovasi pengajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum IMLA Indonesia beserta sejumlah tokoh penting dari organisasi tersebut, di antaranya Prof Uril Bahruddin, Prof Tulus Musthofa, Prof Syamsul Hadi, Prof Imam Asrori, Prof Faisal Mubarok, Dr. Faisal Hendra serta para tokoh Pendidikan Bahasa Arab lainnya. Dr. Siti Shalihah yang bertanggungjawab atas Kerjasama dan penandatanganan nota kesepahaman memandu acara hingga selesai didampingi oleh Dr. Moch Wahib Dariyadi sebagai host Zoom.
Turut hadir secara daring melalui aplikasi Zoom Khalid Al-Namlah serta Dr. Badr Al-Jabr perwakilan Bajdah menyampaikan sambuatan hangat kepada para peserta atas penandatangan nota kesepahaman ini. Mereka menyampaikan senang serta bangga atas kerja sama ini dengan tujuan membanung kurikulum digital menuju pengajaran Bahasa Arab yang lebih modern dan Inovatif. Mereka juga menyampaikan bahwa Bajdah berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan ini sebagai langkah memperkuat posisi Bahasa Arab serta pengajaran Al-Qur;an di kalangan akademik dan generasi muda Indonesia.
Bajdah adalah lembaga nirlaba yang bergerak pada penyediaan program digital dalam Pendidikan Al-Qur’an dan Bahasa Arab serta terus melanjutkan usahanya dalam mengembangkan perangkat-perangkat modern guna menyebarkan dan memudahakan pembelajaran Bahasa Arab dan Al-Qur’an bagi generasi muda.
Perjanjian ini menyepakati tentang pemanfaatan sistem platform digital inovatif yang dikembangkan oleh Bajdah bagi perguruan tinggi mitra, seperti Itqan untuk pembelajaran cerdas Bahasa Arab dan Al-Qur’an, Takallum al-‘Arabiyah serta aplikasi Al-Fatihah yang merupakan salah satu hasil inovasi Bajdah dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengajaran dan pelafalan surat Al-Fatihah secara tepat bagi penutur Bahasa Indonesia. Al-Fatihah sebagai sebuah aplikasi menyediakan fitur pengenalan suara dan koreksi bacaan secara instan, serta memberikan evaluasi langsung dengan sertifikat penguasaan bacaan setelah disahkan oleh seorang qari’ profesional.
Selain diperbolehkan pemanfaatan platform oleh Perguruan Tinggi mitra, perjanjian ini juga mengharuskan mitra untuk mengenalkan para mahasiswa dengan platform tersebut, mengintegrasikan aplikasi Al-Fatihah secara khusus dalam mata kuliah pengajaran Al-Qur’an serta mengharuskan perguruan tinggi mitra untuk terus mengumumkan keberadaan aplikasi tersebut melalui situs resmi dan akun media sosial mereka, serta mempromosikannya melalui berbagai kegiatan dan buletin internal, agar dapat menjangkau sebanyak mungkin pihak yang berkepentingan. (Tim Media)
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |












