
KUNJUNGAN DELEGASI IMLA INDONESIA KE KBRI BANDAR SERI BEGAWAN
Bandar Seri Begawan, 19 November 2025 – Pada tanggal 18 November 2025, bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bandar Seri Begawan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam, Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, menerima kunjungan delegasi dari Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-Arabiyah (IMLA) Indonesia. Delegasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum IMLA Indonesia, Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, yang didampingi oleh Bendahara Umum, Prof. Dr. Faisal Mubarak, MA. Kunjungan ini dilakukan di sela-sela pelaksanaan Simposium Antarbangsa Bahasa Arab yang diselenggarakan di Universiti Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam.
Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, Ketua Umum IMLA Indonesia, menjelaskan bahwa IMLA Indonesia adalah organisasi profesi yang menghimpun para pengajar bahasa Arab di Indonesia, yang mencakup guru-guru bahasa Arab di sekolah dan madrasah, ustadz-ustadz di pesantren, serta dosen-dosen bahasa Arab di perguruan tinggi. IMLA Indonesia memiliki misi besar untuk tidak hanya menyebarkan bahasa Arab di Indonesia, tetapi juga di kawasan lainnya, seperti Brunei, Singapura, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya. Organisasi ini bertujuan untuk mengangkat nama baik Indonesia dengan berperan aktif dalam menyebarkan bahasa Arab ke berbagai belahan dunia.
Menurut Ketua Umum IMLA, IMLA Indonesia memiliki banyak pakar bahasa Arab yang sangat kompeten dan berpengalaman. Salah satu cara untuk mewujudkan misi ini adalah dengan mengadakan kegiatan seperti Simposium Antarbangsa Bahasa Arab. Dalam kunjungan ini, IMLA Indonesia berharap dapat memperkenalkan lebih jauh potensi dan peran pentingnya dalam pengajaran bahasa Arab di kawasan ini.
Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, menyambut hangat kedatangan delegasi IMLA Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa KBRI adalah rumah bagi rakyat Indonesia yang berada di luar negeri, dan akan selalu siap mendukung segala bentuk kegiatan positif yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia di Brunei, termasuk di bidang bahasa Arab. Duta Besar mengungkapkan rasa senang dan bangganya atas kunjungan IMLA Indonesia, yang dianggap sangat penting dalam memperkuat hubungan antarnegara, terutama dalam hal pengajaran dan penyebaran bahasa Arab.
“Bahasa Arab memiliki peran yang sangat penting dalam mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan negara-negara di kawasan ini, terutama Brunei Darussalam. Kami di KBRI selalu mendukung langkah-langkah yang diambil oleh IMLA Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab dan memperkenalkan keunggulannya di tingkat internasional,” kata Duta Besar.
Beliau juga menekankan pentingnya kerjasama lebih lanjut antara IMLA Indonesia dan lembaga-lembaga yang terkait dengan bahasa Arab di Brunei, untuk memastikan bahwa pengajaran bahasa Arab dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IMLA Indonesia, Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Duta Besar atas sambutan yang luar biasa. Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus menguatkan hubungan antara Indonesia dan Brunei, khususnya dalam bidang bahasa Arab.
“Tekad kami di IMLA Indonesia adalah untuk selalu mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab, baik di Indonesia maupun di negara-negara tetangga. Kami sangat berharap dapat terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait di Brunei, termasuk Universiti Sultan Sharif Ali (UNISSA), untuk membangun sinergi yang lebih kuat di bidang pendidikan bahasa Arab,” ujar Prof. Uril Bahruddin.
Sebagai bagian dari upaya untuk memperluas jaringan internasional, IMLA Indonesia juga akan bekerja sama dengan UNIDA Gontor, Ponorogo, dalam menyelenggarakan peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia pada bulan Desember 2025 mendatang. Agenda ini akan melibatkan delegasi dari UNISSA, yang akan turut serta dalam perayaan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi platform bagi para pengajar dan penggemar bahasa Arab untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memperkuat pemahaman bahasa Arab di kawasan Asia Tenggara.
Prof. Dr. Faisal Mubarak, MA, Bendahara Umum IMLA Indonesia, menambahkan bahwa kunjungan mereka ke KBRI merupakan bagian dari tradisi IMLA Indonesia setiap kali mengadakan agenda ke luar negeri. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara anak bangsa dan memperkuat hubungan di antara sesama pengajar bahasa Arab di dunia internasional.
“Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan bahasa Arab, kami merasa penting untuk terus menjalin hubungan baik dengan perwakilan Indonesia di luar negeri, seperti yang kami lakukan di Brunei kali ini. Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan bahasa Arab di tingkat global,” ujar Prof. Faisal Mubarak.
Kunjungan delegasi IMLA Indonesia ke KBRI Bandar Seri Begawan diakhiri dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan kerjasama antara IMLA Indonesia dan KBRI Brunei Darussalam. Acara tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, yang mempererat hubungan antara kedua belah pihak.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dalam menyebarkan bahasa Arab, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan Indonesia-Brunei, sekaligus mengoptimalkan peran IMLA Indonesia dalam pengajaran bahasa Arab di kawasan ASEAN.



