
Pelantikan Pengurus IMLA Indonesia Daerah Bengkulu Dirangkaikan dengan Seminar Bahasa Arab Internasional
Bengkulu, 7 Mei 2026 — Pengurus Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-‘Arabiyah (IMLA) Indonesia daerah Bengkulu resmi dilantik pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan semarak dalam rangkaian kegiatan Seminar Bahasa Arab hasil kerja sama antara IMLA Indonesia daerah Bengkulu dan Ittihad Thalabah al-Lughah al-‘Arabiyah (ITHLA) Wilayah 1 Sumatera.
Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, guru bahasa Arab, mahasiswa, serta pegiat pendidikan bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Provinsi Bengkulu dan wilayah Sumatera. Kehadiran peserta dari berbagai unsur menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penguatan pembelajaran dan pengembangan bahasa Arab di Indonesia, khususnya di wilayah Bengkulu.
Hadir secara langsung dalam acara tersebut Ketua Umum IMLA Indonesia, Prof. Dr. Uril Bahruddin, M.A., yang sekaligus memimpin prosesi pelantikan pengurus baru IMLA Indonesia daerah Bengkulu. Dalam sambutannya, Prof. Uril menegaskan bahwa menjadi bagian dari pengurus IMLA merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar dalam mengembangkan bahasa Arab di Indonesia.
“Menjadi pengurus IMLA Indonesia adalah kemuliaan. Sebagaimana ungkapan Arab yang sering kita dengar, Khidmah al-Lughah al-‘Arabiyah Syaraf Lana, mengabdi untuk bahasa Arab adalah sebuah kehormatan bagi kita,” ujar Prof. Uril di hadapan peserta seminar dan tamu undangan.
Selain itu, beliau juga berpesan agar kepengurusan yang baru segera menyusun program-program nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh anggota IMLA di berbagai tingkatan pendidikan. Menurutnya, IMLA harus hadir tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sekolah, madrasah, dan pesantren.
“Pengurus harus segera membuat program-program yang menyentuh kebutuhan para guru dan penggiat bahasa Arab, baik di kampus, sekolah, madrasah, maupun pesantren. Kehadiran IMLA harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pendidikan,” tambahnya.
Dalam kepengurusan yang baru, Dr. Kasmantoni, dosen senior Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, terpilih sebagai Ketua IMLA Indonesia daerah Bengkulu. Ia akan didampingi oleh Dr. Akhiruddin sebagai sekretaris, yang juga merupakan dosen di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Sebelum pelantikan, telah dilangsungkan kegiatan Seminar Bahasa Arab yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional. Prof. Dr. Uril Bahruddin, M.A. tampil sebagai pembicara utama dengan membawakan tema “Lingkungan Bahasa Arab, dari Perencanaan hingga Menjadi Budaya Akademik”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya membangun ekosistem bahasa Arab secara sistematis dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Menurut Prof. Uril, keberhasilan pembelajaran bahasa Arab tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh terciptanya budaya akademik yang mendukung penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus maupun lembaga pendidikan lainnya.
Selain Prof. Uril, seminar juga menghadirkan Dr. Faris dari Yaman yang menyampaikan perspektif internasional mengenai pengembangan bahasa Arab bagi penutur non-Arab. Sementara itu, Dr. Rojja dari Universitas Islam Riau turut memberikan materi tentang tantangan dan peluang pembelajaran bahasa Arab di era digital.
Seminar berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi dan tanya jawab dari peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, guru, dan praktisi pendidikan bahasa Arab. Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan wawasan baru sekaligus memperkuat jaringan akademik antarpegiat bahasa Arab di Sumatera.
Rangkaian acara pelantikan dan seminar ditutup dengan sesi pemberian ucapan selamat kepada jajaran pengurus IMLA Indonesia daerah Bengkulu yang baru dilantik. Suasana penuh keakraban dan optimisme mewarnai penutupan kegiatan sebagai simbol dimulainya semangat baru dalam pengembangan bahasa Arab di Provinsi Bengkulu.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan IMLA Indonesia daerah Bengkulu dapat menjadi wadah kolaboratif bagi para pendidik dan pemerhati bahasa Arab dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang bahasa Arab secara lebih luas dan berkelanjutan. Wallahu A’lam
Yogyakarta, 9 Mei 2026
UB






