
IMLA INDONESIA GELAR RAPAT PLENO NASIONAL DI INSTITUT MUSLIM CENDEKIA SUKABUMI
SUKABUMI – Pengurus Pusat IMLA Indonesia menggelar rapat pleno nasional pada Jumat, 15 Mei 2026, bertempat di Institut Muslim Cendekia. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat pengembangan Bahasa Arab di Indonesia.
Dipilihnya Institut Muslim Cendekia Sukabumi sebagai lokasi pleno bukan tanpa alasan. Kampus yang sebelumnya dikenal dengan nama STIBA Ar-Rayah Sukabumi tersebut dinilai memiliki kepedulian dan kontribusi besar terhadap pengembangan Bahasa Arab di Indonesia. Selama ini, lulusan institut tersebut terbukti memiliki kemampuan Bahasa Arab yang mumpuni dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan serta mengajarkan Bahasa Arab di lembaga pendidikan, pesantren, maupun perguruan tinggi.

Hal tersebut dinilai sangat sejalan dengan visi dan misi IMLA Indonesia sebagai organisasi profesi yang bergerak dalam pengembangan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Arab di Indonesia.
Rektor Institut Muslim Cendekia, Dr. Sirajul Huda, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah pleno nasional kali ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar IMLA Indonesia atas dipilihnya Institut Muslim Cendekia sebagai tempat pelaksanaan pleno nasional. Ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pengembangan Bahasa Arab di Indonesia,” ujarnya.
Acara pleno dibuka secara langsung oleh Ketua Umum IMLA Indonesia, Prof. Dr. Uril Bahruddin. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya optimalisasi program kerja organisasi pada sisa masa kepengurusan yang tinggal sekitar satu tahun empat bulan lagi.
Menurut Prof. Uril, setiap divisi dan bagian di kepengurusan pusat IMLA Indonesia hendaknya mampu menghadirkan program yang monumental, inovatif, dan berdampak nyata bagi perkembangan Bahasa Arab di Indonesia.
“Dalam sisa masa kepengurusan ini, saya berharap setiap divisi minimal memiliki satu program besar yang benar-benar memberi pengaruh positif terhadap pengembangan Bahasa Arab di Indonesia,” tegasnya.
Sebagai contoh, Prof. Uril mendorong salah satu divisi untuk menyelenggarakan Olimpiade Bahasa Arab tingkat nasional yang melibatkan mahasiswa, santri, dan siswa dari seluruh Indonesia. Menurutnya, kegiatan semacam itu sangat penting untuk memperkuat eksistensi Bahasa Arab sekaligus membangun citra positif bahwa Bahasa Arab merupakan bahasa yang mudah dipelajari.
Ia juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi modern di era digital saat ini harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendukung pembelajaran Bahasa Arab yang lebih kreatif, efektif, dan menarik bagi generasi muda.
“Olimpiade Bahasa Arab akan menjadi ruang besar untuk menunjukkan bahwa Bahasa Arab dapat dipelajari dengan mudah, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman, terutama jika dipadukan dengan teknologi modern,” tambahnya.
Setelah pembukaan, kegiatan pleno dilanjutkan dengan sidang pleno yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal IMLA Indonesia, Dr. Faisal Hendra. Sementara itu, laporan umum organisasi disampaikan oleh Bendahara Umum, Prof. Dr. Faisal Mubarak.
Suasana pleno berlangsung hangat, dinamis, dan penuh semangat kolaborasi antar pengurus dari berbagai daerah. Berbagai gagasan strategis terkait penguatan organisasi dan pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia menjadi fokus utama pembahasan.
Seluruh peserta pleno juga menyampaikan apresiasi kepada Institut Muslim Cendekia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan sangat baik sehingga acara dapat berjalan lancar, nyaman, dan penuh kekeluargaan.
Rapat pleno ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus IMLA Indonesia sekaligus memperluas kontribusi nyata dalam memajukan Bahasa Arab di Indonesia di tengah tantangan dan peluang era digital saat ini.
Sukabumi, 15 Mei 2026
Tim Panitia




