
PP IMLA Audiensi dengan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Bahas Penguatan Kolaborasi Bahasa Arab
Serang, Banten — Pengurus Pusat Ikatan Pengajar Bahasa Arab Indonesia (PP IMLA) yang dipimpin oleh Prof. Prof. Uril Bahruddin, Bendahara Umum IMLA Indonesia Prof Faisal Mubarak, Wakil Rektor I UIN SMH Banten Prof. Dr. Nana Jumhana,Wakil Rektor II Dr. Ali Muhtarom, M.S.I., Wakil Rektor III Dr, Dedi Sunardi, MH, Dekan FTIK UIN SMH Banten Prof. Dr. Subhan, Ketua Divisi Kerjasama Dalam Negeri Dr. Siti Shalihah, Ketua Divisi Sistem Informasi dan Informasi (Sisminfo), Ketua IMLA Banten Dr. Zaki Ghufron, jajaran anggota IMLA Banten, Ketua FMGMP Banten, serta Ketua MGMP Banten. melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pengembangan bahasa Arab di Indonesia.
Audiensi tersebut menjadi momentum strategis bagi PP IMLA dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan profesionalisme pengajar bahasa Arab. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring IMLA dengan perguruan tinggi Islam di berbagai daerah.
Dalam pertemuan tersebut, PP IMLA menyampaikan sejumlah gagasan terkait penguatan ekosistem pembelajaran bahasa Arab, peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengajar, serta pengembangan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat global.

Bahasa Arab dinilai tidak lagi hanya memiliki posisi strategis sebagai bahasa keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai bahasa ilmu pengetahuan, diplomasi, komunikasi internasional, ekonomi, dan kebudayaan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat posisi bahasa Arab dalam pendidikan nasional.
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., menyambut baik gagasan kolaborasi yang ditawarkan PP IMLA. Menurutnya, penguatan bahasa Arab sejalan dengan visi pengembangan perguruan tinggi Islam yang unggul dan berorientasi pada internasionalisasi.
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sendiri tengah mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi akademik di tingkat nasional maupun internasional. Hal tersebut terlihat dari berbagai kerja sama dan kegiatan akademik internasional yang dikembangkan UIN SMH Banten sepanjang 2026.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran IMLA sebagai organisasi profesi yang menjadi ruang bertemunya para pengajar, akademisi, peneliti, dan praktisi bahasa Arab di Indonesia. Sementara bagi UIN SMH Banten, sinergi dengan IMLA dapat memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan bahasa Arab di tingkat nasional dan internasional.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk menjajaki agenda kerja sama yang lebih konkret. PP IMLA dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap sinergi tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran bahasa Arab, penguatan kapasitas tenaga pendidik, serta pengembangan kajian bahasa Arab yang responsif terhadap tantangan global.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan jejaring akademik, PP IMLA dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menegaskan pentingnya menghadirkan ekosistem bahasa Arab yang unggul, inovatif, profesional, dan berdaya saing internasional.



