IQLAB Gelar Seminar Nasional dan Penguatan Kerja Sama Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab se-Indonesia di UIN Banten
SERANG, 15 Oktober 2026 – Ittihad Aqsam Al Lughah Al Arabiyah wa Adabiha (IQLAB) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Penguatan Kerja Sama Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab se-Indonesia di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada 15–17 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Isu-isu Kontemporer Bahasa, Sastra, dan Budaya Dunia Arab” sebagai ruang akademik untuk mendiskusikan perkembangan kajian Arab sekaligus memperkuat sinergi antar program studi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Eva Syarifah Wardah, bersama Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Sholahuddin Al Ayubi. Hadir pula Ketua IQLAB, Dr. Uki Sukiman, M.Ag., dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta para perwakilan ketua/sekretaris Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua IQLAB Dr. Uki Sukiman menekankan pentingnya menghasilkan program dan produk akademik yang berkelanjutan menjelang berakhirnya masa kepengurusan IQLAB. Salah satu agenda strategis yang disampaikan adalah pembentukan jurnal ilmiah yang dapat memfasilitasi publikasi hasil penelitian di bidang bahasa, sastra, dan budaya Arab.
Menurutnya, keberadaan jurnal tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi dan peneliti untuk menyebarluaskan hasil riset, memperkuat kolaborasi ilmiah, serta meningkatkan kontribusi kajian Arab dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi, IQLAB memiliki sejumlah divisi yang berfokus pada pengembangan program dan kelembagaan. Divisi tersebut meliputi Divisi Pengembangan Kurikulum, Divisi Sumber Daya, Divisi Kerja Sama, dan Divisi Pengembangan Media Sosial. Keberadaan divisi-divisi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarprogram studi sekaligus mendorong pelaksanaan program kerja yang lebih terarah.

Sementara itu, dalam sambutannya, Dekan FAHUM UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. Eva Syarifah Wardah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap penyelenggaraan kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengembangan Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab di Indonesia.
Ia juga menekankan beberapa agenda penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran melalui pertukaran pengalaman, gagasan, dan pengembangan praktik akademik. Kedua, penguatan kerja sama antarprogram studi agar tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan kurikulum dan pelaksanaan kegiatan akademik.
Ketiga, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) secara kolaboratif, termasuk peningkatan publikasi ilmiah bersama. Keempat, pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang mendukung kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan keilmuan.
Kelima, pelaksanaan rapat kerja untuk menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil. Program-program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi mampu menghasilkan produk dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan keilmuan bahasa, sastra, dan budaya Arab.
Melalui seminar nasional dan penguatan kerja sama ini, IQLAB diharapkan semakin berperan sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi antarprogram studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab di Indonesia. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk merumuskan langkah strategis dalam menghadapi isu-isu kontemporer dunia Arab, baik dalam bidang kebahasaan, kesusastraan, kebudayaan, maupun pengembangan pendidikan tinggi.
Penyelenggaraan kegiatan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan jejaring akademik nasional, pengembangan penelitian kolaboratif, dan peningkatan mutu pendidikan bahasa Arab. Hasil pertemuan ini diharapkan dapat melahirkan program kerja yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kajian bahasa, sastra, dan budaya Arab di Indonesia.
