
Ketum IMLA Indonesia: Bahasa Arab Kunci Dakwah Islam di Era Global
Gontor, 9 Oktober 2025 – Dalam rangka peringatan 100 tahun Pondok Pesantren Darusaalam Gontor, Gontor Putri 1 Mantingan, Jawa Timur, menggelar seminar nasional dengan tema “Bahasa Arab sebagai Jalan Dakwah; Menjadi Muslimah yang Mendunia” pada hari Kamis, 9 Oktober 2025. Seminar ini dihadiri oleh pembicara-pembicara terkemuka, termasuk Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, Ketua Umum Ittihad Mudarrisi al-Lugah al-Arabiyah (IMLA) Indonesia.
Dalam materinya, Prof. Uril menekankan pentingnya bahasa Arab dalam dakwah Islam. Menurutnya, penguasaan bahasa Arab sangat penting dalam memahami referensi Islam yang tertulis dalam bahasa Arab. “Dakwah Islam tidak bisa lepas dari penguasaan bahasa Arab,” tegas Prof. Uril.

Selain itu, Prof. Uril juga menyoroti peran penting perempuan dalam dakwah Islam internasional. Banyak wanita yang telah menjadi contoh dan referensi dalam dakwah Islam di dunia, seperti Zainab al-Ghozali dari Mesir, dr. Haifaa Younis dari Irak, dan Yasmin Mogahed dari AS. “Perempuan sedang ditunggu perannya dalam dakwah Islam internasional,” kata Prof. Uril.
Dalam seminar ini, Prof. Uril juga menjelaskan bahwa bahasa Arab memiliki dua peran penting dalam dakwah Islam. Pertama, sebagai alat untuk menggali nilai-nilai Islam yang menjadi materi dakwah. Kedua, sebagai alat atau media untuk menyampaikan dakwah.
Selain Prof. Uril, seminar ini juga dihadiri oleh pembicara lain, yaitu Dr. Abdul Hafidz Zeid, Wakil Rektor 1 UNIDA Gontor, Dr. Ade Ruswati, Kaprodi PBA UIN Purwokerto, dan Al Ustadzah Dluha dari Aljazair.
Acara seminar ini diakhiri dengan pemberian cendera mata oleh pimpinan Gontor Putri, Ust. Mujib Abdurrahman, Lc., MA, kepada para pemateri. Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi para peserta untuk menjadi muslimah yang mendunia dan berperan aktif dalam dakwah Islam.
Dengan tema “Bahasa Arab sebagai Jalan Dakwah; Menjadi Muslimah yang Mendunia”, seminar ini menjadi ajang penting bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam berdakwah dan mengembangkan peran perempuan dalam masyarakat.
UB



